Pendidikan dimulai dari buaian sampai liang lahat. Begitu kata hadist. Sebagai orang tua, menjadi satu kewajiban untuk memastikan pendidikan bagi anak terpenuhi. Pendidikan itu meliputi seluruh aspek diri si anak. Dari fisik, akal, nafsu dan rohani si anak.
Khitan, adalah salah satu bentuk didikan fisik (syariat) bagi anak. Jika kita para orang tua, sanggup “tega” melakukan ritual ini meski sebagian kita tak sanggup untuk menyaksikan prosesi khitan tsb, bahkan sanggup menunda sampai anak-anak hampir baligh; sanggupkah kita para orang tua “tega” melakukan didikan juga terhadap unsur lain dari diri anak yaitu akal, nafsu dan rohani nya?
Nafsu yang tak terdidik menjadikan hati anak akan mati; hati mati hilanglah takut pada Tuhan. Berkuasa nafsu, maka akal akan digerakkan kepada hal2 yg negatif. Tak mungkin ditemui akhlak mulia. Meski pun memiliki kecerdasan yg luar biasa…